22. Penjelasan Yunia (21+)

1950 Kata

“Suara …,” panggil Tio seraya ingin mengejar sang mantan kekasih yang pernah memiliki banyak andil di hidupnya itu. Namun, pergerakkannya tercegah dengan sebuah tangan yang melingkari pergelangan tangannya. Ia menoleh. “Apa kamu pikir kamu bisa mengejar dia seenak itu?” tanya Aksara dingin. Dialah yang memegang tangan Tio demi mencegah laki-laki itu. Tio menoleh, “Apa kamu pikir kamu punya urusan tentang ini semua?” balasnya sengit. Aksara berdecih, “Satu yang perlu kamu tahu, kamu hadir di saat yang tidak tepat. Harusnya, kamu itu hadir ketika Suara sedang tidak bersama saya. Namun, untunglah kamu hadir sekarang, jadi saya cuma mau bilang sama kamu …,” ujarnya tenang seraya mendekat ke arah Tio. “Jangan pernah mengganggu Suara lagi,” bisiknya penuh tekanan. Tio bergeming, untuk sejena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN