23. Aksara

1633 Kata

Nama pria yang sedang dengan cekatan meracik kopi pesanannya itu bernama Aksara Wangsa Hendrawan, nama lengkap yang baru Suara ketahui akhir-akhir ini. Dibandingkan bosan menunggu kopinya datang, ia memilih untuk mendekat ke arah bar barista. Tempat Aksara sering berkarya. Berjalan pelan, lalu muncul niat untuk mengageti laki-laki itu. Namun, Suara batalkan karena konsekuensinya pasti besar. “Aksara …,” panggil Suara. Pemilik nama yang dipanggil itu menoleh demi menyampaikan senyum terbaiknya. Suara membalas senyum itu. Sudah satu bulan sejak kemunculan Tio di hadapannya dibumbui dengan penjelasan membingungkan yang disampaikan Yunia, semuanya kembali normal dan baik-baik saja. Tidak ada masalah yang berarti di sekitarnya dalam satu bulan ini. Suara bersyukur, akhirnya dia bisa berkuliah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN