BAB 31 USAHA TERAKHIR FARAH Gio tidak menutupi rasa kagetnya dan menatap lekat-lekat wajah Belinda. Ia sungguh tidak tahu jika istrinya itu sering menemui sang kakek karena kakeknya tidak pernah mengatakan apa pun padanya, bahkan menegur akan sikapnya yang buruk dalam memperlakukan Belinda dahulu. Jelas Belinda pasti tidak pernah mengadu kepada kakeknya. Gio menelan salivanya kasar, sebelum bertanya dan langsung ia sesali saat mendapatkan jawaban menohok dari Belinda yang sedang irit bicara sedari tadi ia kembali. “Kenapa kamu tidak pernah bilang denganku? Seorang istri harus berpamitan dengan suaminya sebelum pergi.” “Bukannya kamu dulu suka mengabaikan pesan dan telepon dariku?” “Apa maksudnya?” tanya Sharhan tegas. Sungguh ia tak habis pikir dengan kelakuan putra semata wayangnya i

