BAB 15 FARAH Farah di seberang sana mencengkeram ponsel dengan tangannya yang sudah berkeringat dingin. Ia cemas karena sumber penghasilannya akan bisa hilang begitu saja. Terlebih ketiga putrinya yang lain, belum bisa menggaet pria sekaya Gio Zaron. “Belinda sibuk pergi dengan saya dan juga mengurusi putri kami. Jadi, maaf saja jika dia tidak punya waktu untuk mengabari Ibu. Apakah Ibu tahu jika dia baru saja melahirkan?” “A ... pa? Belinda melahirkan? Perempuan?” “Iya, jadi Ibu sama sekali tidak tahu? Sekarang saya yang balik bertanya, Ibu macam apa yang bahkan sang anak melahirkan, tetapi sama sekali tidak tahu?” “Belinda sama sekali tidak pernah bilang jika hamil.” Rupanya jawaban yang diberikan oleh Farah sangat fatal karena kalimat balasan dari Gio berikutnya membungkam wanita

