Bab 8

1255 Kata

Bab 8 "Sayang, kalian kok lama banget di jalannya? Perasaan nggak lagi macet, deh." Sambutan yang aneh lah, yang Adelia dan Billy dapat setelah mereka sampai di kediaman orang tua Billy. Ruth yang sudah berdiri di depan pintu, sejak kokok ayam berkumandang mendengus kesal. Pasalnya dia telah melewatkan waktu bermesraannya dengan sang suami, hanya untuk menyambut kepulangan anak dan menantunya itu. "Kalian pasti main lagi ya, tadi pagi? Bener kan, kan, kan..." Ruth mengedip-ngedipkan matanya menggoda, tatapan kesalnya berubah menjadi tatapan jenaka. "Isshhh, apaan sih, Mami ini? Nggak baik, udah tua ngomong kayak gitu." Billy berkata dengan nada kesalnya yang jelas tersirat, belum hilang rasa kesalnya saat melihat Theresa tadi, ia sudah dibuat kesal lagi, oleh kelakuan dan perkataan i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN