Bab 9 "Kalian kok kesiangan lagi bangunnya? padahal kemarin malam, kalian tidurnya nggak terlalu malam, lho," ucap Ruth ketika melihat anak dan menantunya tengah menuruni anakan tangga. Ruth tersenyum menggoda, tangannya yang sedari tadi mengoleskan selai kacang ke selembar roti yang dipegangnya pun, ia hentikan, demi fokus pada dua anak manusia di depannya itu. Sedangkan Tristan, ia hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar ucapan frontal dan v****r istrinya itu. Billy mendengus kesal setelah sampai di meja makan. Berbeda lagi dengan Adelia yang menundukkan kepalanya malu. Malu mendengar ucapan frontal nan v****r yang memang benar dan fakta itu. "Mami ini, pagi-pagi udah ngomong v****r aja, malu sama menantu, dong!" Ketus Billy, lalu mengambil duduk di hadapan ibunya itu. Adelia masih

