BONCHAP 05

1617 Kata

Jarum jam panjang sudah menunjuk ke angka dua, sementara yang pendek masih menunjuk angka delapan. Zahra mematut penampilannya di cermin, ia sudah tampak rapi dengan setelah dress peach yang Bara belikan minggu lalu. Malam ini, pria itu mengajaknya berkencan. Namun, sayangnya Zabara tidak mengatakan akan ke mana dirinya dibawa. Yang pasti, suaminya tersebut berpesan agar dirinya memakai gaun itu. Zahra melihat rambut sekelam malamnya yang tampak bergelombang, hasil dari panas yang dihasilkan dari alat catok rambut. Wajahnya sudah dirias dengan make up tipis, bibir dipoles dengan warna merah muda yang terlihat cerah. Bulu matanya sudah bersentuhan dengan maskara, membuatnya tampak melengkung lentik. Alisnya sudah ia lukis dengan pensil andalannya, hingga terlihat lebih rapi dan juga cantik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN