Bab 121 : Canggung

1400 Kata

Nafasku semakin terengah-engah, lalu aku dengan cepat menahan tubuhku. Lin Jiaxin tersadar dengan kesalahannya, lalu berdiri dengan panik dan terus meminta maaf kepadaku. Namun, matanya masih menatapku dengan tajam dan membuatku tergoda. Dalam situasi yang seperti ini, aku tak bisa menahan tubuhku untuk tidak bereaksi. Kulit kepalaku hampir mati rasa, dan semua indraku tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Aku menatap tajam ke leher putih dan lembut Lin Jiaxin. "Maaf … aku … aku hanya … " Lin Jiaxin langsung panik dan bingung. Aku melihat dahinya sudah berkeringat, dan aku pun menjadi tegang. Pandangan mataku juga ikut kabur saat ini. Tidak boleh! Aku ingin mengontrol perasaan di tubuhku, tetapi tidak berhasil sama sekali. Saat ini, aku benar-benar ingin didekap oleh lelaki ini, aku tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN