"Kau yakin?" "Aku akan pulang cepat malam ini," tukasnya setelah memberi dua jempol kepada sang kekasih. "Kau mau mengabari?" "Tentu saja." Vania bergegas melepas sabuk pengaman mobil. Menatap pria itu lekat sebelum memberi kecupan singkat di pipi. Raut enggan Fagan membuatnya menahan kekehan. Lucu sekali bisa membuat pria itu jengkel, pikirnya. Vania turun dari mobil milik sang kekasih. Melambai sekali lagi dan berjalan masuk ke dalam. Sarah sudah berada di sana, menunggu dengan dua gelas kopi hangat di atas meja. "Kau bersama Fagan?" "Aku sudah bicara sebelumnya," kata Vania pelan sembari meposisikan dirinya duduk pada bantalan kursi, menatap Sarah lekat. "Jadi apa rencanamu?" "Misi Thalia berhasil?" Sarah bertanya balik, sejujurnya ia penasaran atas kejadian itu tetapi ada hal ya

