~Selamat membaca~ Serena serta bik Marta tak bisa berhenti tertawa. Saat mendengar cerita konyol dari pak Narto yang keceplosan. Laki laki itu keceplosan mengatakan bila mereka sempat tersesat padahal sudah berada dekat dengan villa. Untung saja Garen segera tanggap dan memberikan penjelasan logis bila mereka hendak memotong jalur, namun malah tersesat dan tak tau sedang berada di mana. Berujung mereka berlarian tunggang langgang karena mendengar suara auman singa, yang padahal itu berasal dari pengeras suara yang mereka pasang sendiri. "Astaga sayang, aku yakin pasti situasi saat itu sangat menakutkan." Komentar Serena setelah tawanya reda. Wajah pak Narto mesem mesem karena di tatap tajam oleh Garen. Sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal pak Narto menyeruput sisa kopinya menggunak

