"Eh ... lo mau ngapain?" Masih dengan berusaha menutupi matanya, Helen bertanya dengan gugup. Gadis itu semakin memepetkan tubuhnya ke tembok. Bukannya menjawab, Nathan malah semakin mendekatkan wajahnya ke arah Helen, "Buka mata lo!" titah Nathan. "Nggak! Lo nggak pake baju!" tolak Helen, "pake lagi baju lo, baru gue buka mata!" Nathan tersenyum puas bisa mengerjai Helen. Sungguh kesenangan tersendiri baginya jika Helen menjadi gugup seperti itu. "Hak gue, dong. Mau pake baju atau nggak." Nathan menyeringai kini. Kenapa dia merasakan debaran itu lagi? Benar-benar membuatnya frustrasi kali ini. "T-tapi 'kan gue bisa lihat!" "Berarti salah mata Tante yang jelalatan." Pemuda itu membalikkan lagi kata-kata Helen yang tadi diucapkan gadis itu. Helen merasa tersudut dengan kata-katanya. "

