34. Bisa Bertahan

1125 Kata

"Ehm ... Nathan dan tante nggak pulang, Ma. Kami kencan di tempat yang jauh dan kecapean kalau mesti nyetir malam ini." Nathan harap-harap cemas dengan jawaban ibunya. Dia harus ngomong apa jika ibunya tidak memberi ijin? Nathan menggigit bibir bawah, menengok ke arah Helen. "Oke, Sayang. Buatin Mama cucu, ya," ucap Maria dengan nada sumringah. "Eh! Bukan git--." Sebelum Nathan menyelesaikan kalimatnya, Maria sudah menutup panggilan itu. Menyisakan Nathan yang masih bengong dengan perkataan ibunya itu.  "Cucu? Maksud mama apaan coba?" Otaknya yang setengahnya masih polos, belum terlalu paham dengan kalimat ibunya barusan. "Kalau bikin cucu 'kan mesti ...." Nathan tak mampu menyelesaikan gumamannya karena tiba-tiba merasa malu. Bahkan jika ada yang melihat, pipinya kini tengah memerah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN