Hari-hari berlalu dengan cepat. Helen dan Nathan semakin dekat. Entah apa hubungan mereka kini, yang pasti mereka saling merasa nyaman. Helen si pembangkang dan malas mandi, kini menjelma menjadi gadis yang manis dan penurut. Bahkan rambut Helen wangi setiap hari. Helen memutuskan untuk keramas setiap hari karena kini dirinya dan Nathan sering tidur barengan. Bukan dalam artian hubungan suami istri, tetapi hanya sebatas tidur dalam pelukan Nathan. Karena itu rasanya sangat nyaman. Helen tak mau jika saat Nathan mengecup keningnya, maka akan bersin karena bau apek yang berasal dari rambutnya. "Gue mesti wangi biar Nathan nggak bersin-bersin." Helen tengah berada di kamar mandi, mengusap-usap rambutnya hingga berbusa. Wangi aroma shampo ternyata bikin hati tenang. "Gue heran kenapa ngga

