24. Mendadak Manis

1041 Kata

Setelah meluapkan amarahnya pada Helen, Sofia kembali ke bawah. Dilihatnya Nathan masih berada di meja makan. Mungkin setelah mengejek Helen, bocah itu segera turun lagi ke bawah.  "Kamu berangkat naik apa, Sayang?" tanya Sofia setibanya di ruang makan. Nathan telah menyelesaikan makannya dan kini tengah meminum s**u. Ditanya oleh Sofia, Nathan buru-buru menghabiskan minumnya. "Mungkin naik angkot, Ma. Sama mama nggak dibolehin bawa kendaraan jika untuk sekolah," jawab Nathan jujur. Memang kenyataannya, Maria selalu mendidik anaknya untuk disiplin. Di usia remaja seperti itu, gengsi bukanlah segalanya. Jiwanya masih labil, jadi akan bahaya jika mengendarai kendaraan pribadi. "Ehm ... Jenk Maria benar-benar sukses mendidik kamu, Nathan." Sofia merasa tercubit akan kenyataan ini. Mereka y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN