30. Sebuah Tekad

1032 Kata

Setelah kejadian penuh kecanggungan pagi ini, Helen tetap menjalankan tugasnya untuk mengantar Nathan pergi ke sekolah. Namun ssebelumnya, semua orang berkumpul di ruang makan untuk sarapan. Suasana yang biasanya rame, mendadak sepi. Sofia dan Maria saling lempar pandang ke arah kedua anak itu.  "Uhuk ... uhuk ...!" Mungkin saja Helen merasakan jika kini tengah diperhatikan oleh semua orang yang ada di meja makan itu. Gadis itu memegangi tenggorokannya karena tersedak.  Nathan yang duduk di sampingnya segera mengambilkan gelas air putih yang ada di atas meja. Helen pun tanpa sungkan menerima gelas itu. Lagi-lagi seisi meja makan saling lempar pandang.  Setelah tenggorokannya kembali lega, Helen segera melanjutkan memakan sandwich  yang berada di tangannya.  "Pelan-pelan." Pemuda itu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN