Author Pov Tara menghela napas, sedikit jengkel melihat sahabatnya yang sejak tadi hanya diam sambil menggigiti kuku. Saat ini, mereka sedang berada di dalam taksi. Sekitar setengah jam yang lalu, Zevana menelepon Tara guna meminta dirinya untuk menemani Zevana mendatangi kantor Rumy. Meski awalnya Tara sempat kaget bercampur bingung, tapi demi memenuhi permintaan sahabatnya Tara pun akhirnya bersedia untuk menemani Zevana. Kebetulan, hari ini Tara sedang tidak ada jadwal kuliah dan sebagainya. Jadi, Tara pun mau-mau saja menemani Zevana. "Ze, udah kali ... gak usah terlalu dipikirin. Mungkin, cewek yang telepon laki lo tadi pagi itu cuma temannya aja yang pengin bicarain hal penting. Semisal, urusan kerjaan atau bisnis kali...." tutur Tara mencoba menenangkan wanita hamil di sebelahnya.

