Warning! Bab ini mengandung sedikit unsur dewasa. Harap baca dengan penuh kebijakan ^_^ . . . . Wanita itu duduk sendiri di atas bangku besi yang menghadap kolam renang berbentuk persegi panjang. Matanya terpejam seakan sedang merenungkan tentang sedikit cerita yang ia dengar dari suaminya. Perihal sosok perempuan yang menghubungi sekaligus meminta bertemu dengan suaminya pagi tadi, ternyata dia adalah perempuan dari masa lalu sang suami. Sungguh tak diduga hal ini akan terjadi. "Elena itu, wanita dari masa laluku, Ze...." celetuk Rumy akhirnya bercerita. Mendengar fakta yang baru saja diketahuinya, Zevana lantas menoleh diiringi dengan tatapan terkejut yang menghiasi bola matanya kini. Sementara itu, Rumy hanya mampu menunjukkan ekspresi tak terbacanya di tengah posisinya yang se

