Sebuah foto dikirimkan melalui aplikasi pintar berwarna hijau. Gambar itu sampai Biyan zoom agar tampak lebih jelas. Dia sampai bingung dan mengerutkan dahi lantaran foto itu sama sekali tidak berguna baginya. Alex membuat dia harus meminggirkan mobil agar bisa melihat foto ini. Dia kira ini hal yang penting, dia kira ini foto Kania bersama pria lain. Ternyata foto istri irwan sahabatnya bersama pria lain. Biyan ingin mengumpat untuk Alex sahabatnya yang paling membuat dia kesal. “Kampr*t Alex!” Biyan memukul stir kesal pada sahabatnya yang tidak jelas itu. Alex kadang berguna, kadang juga membuat dia kesal. “Kenapa, Bang? Kok marah gitu?” Jesica yang sibuk membuka ponsel barunya sampai kaget. “Temen abang ngeselin. Abang telepon dulu,ya, Jes.” Biyan menghubungi Alex sementara Jesica me

