29. Sang Penyelamat

1104 Kata

Bagai melihat pangeran yang datang menjemput dengan kereta kuda. Bagai melihat Iron Man sang penyelamat yang datang tepat waktu saat ada seseorang pengganggu. Jesica merasa lega karena Biyan datang tepat waktu. Perasaan yang semula tegang kini sudah mencair dan terasa lega. Hampir saja dia jatuh dalam bahaya. Sekarang dia sudah dalam keadaan yang aman. “Abang!” Jesica segera melepaskan paksa sekuat tenaga tangan guru bernama Didi itu dan bersiap melangkahkan kaki. Jesica bersyukur sekali lepas dari pria m***m ini. “Pak satpam, Jesica pulang, ya!” Jesica hanya mengangguk sopan pada satpam yang menemaninya tadi. Dia tidak melirik Didi sama sekali. Guru berumur hampir kepala tiga itu memperhatikan Jesica sampai ke dalam mobil. Memasang wajah kecewa karena dia tidak berhasil mengajak Jesica

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN