Tubuh seorang gadis terasa panas dan terlihat pucat. Seorang pria yang mendampinginya tengah mengompres kepala gadis itu dengan waslap air hangat. Karena gadis ini belum makan, pria itu membangunkannya dan menyuapkan beberapa suap bubur lalu memberikan obat diresepkan dokter tadi. Gadis cantik meminum obatnya dengan mata yang tertutup. Dia sangat mengantuk, bahkan saat makan pun hanya mulut saja yang membuka menutup dan mengunyah, kalau matanya tetap di tutup rapat. Obat yang diberikan pun memberikan efek kantuk yang luar biasa. Dia bisa beristirahat dengan tenang dalam pengaruh obat tapi sesekali mengigau. Pria bertubuh kekar dengan telaten merawat sang gadis hingga panasnya turun, dia sama sekali tidak tidur karena merasa khawatir dan bersalah. Saat mencoba merebahkan tubuhnya di sebel

