Perasaan seorang gadis menjadi sakit bagaikan tertusuk duri. Niat baiknya di pandang sebelah mata oleh orang lain, terlebih lagi orang itu malah berbuat kasar padanya. Apa salahnya jika dia membantu orang lain meski berakhir di copet oleh orang yang dia tolong. Jesica berjalan lebih dulu memasuki mobil Biyan. Dia sempat kaget karena melihat pria yang datang menemui Biyan tadi. Pria yang sudah menamparnya di Dufan kemarin. Jesica ingin memberikan pelajaran, meski yang ia lakukan akan menutup rezeki orang lain, tapi orang ini pantas mendapatkannya. Biyan menyusul Jesica setelah membalas pesan gadis ini. Dia tidak tahu mengapa Jesica tiba-tiba mengajaknya untuk bicara empat mata. Mungkin ada sesuatu yang penting dan harus segera di ungkapkan, atau mungkin Jesica merasa tubuhnya sakit lagi.

