CANDICE EMRYS "SELAMAT datang di kamar baru!" Interior kamar asrama baruku sangat kontras dari segala aspek bila kusandingkan dengan ruangan serba ungu kemarin. Shane bilang ia memang memiliki kecintaan terhadap warna hijau, namun gadis pirang itu masih waras untuk tidak menata ruang kamar asramanya—kami—menjadi warna favoritnya secara keseluruhan. Dengan begitu, aku akan lebih dan selalu betah menginap di Asrama Nightfall—tidak berakhir mual seperti kemarin. Dinding kamar kami yang berdiri kukuh terbagi atas dua warna berdasarkan teritorial si empunya kasur—hijau dan putih gading. Kentara sekali, warna putih gading menandakan belum tersentuh oleh siapa pun dalam durasi lama. Tidak mengherankan, mengingat mendiang kawan sekamar Shane dan insiden yang sempat diceritakan oleh Carlice men

