CHAPTER 40

1716 Kata

MENGHINDAR memang merupakan aksi paling pengecut—tidak mendatangkan apa-apa kecuali rasa jengah terhadap diri sendiri. Satu doktrin lain yang tertanam di otaknya, mengurungkan niat untuk mengelit dari makhluk tersebut sekali pun ia ingin. Berkali-kali, Candice mengiktikadkan di dalam hati bahwasanya eksistensi makhluk pekat itu bukan separuh jiwa dari pedang miliknya. Tedros telah mengubah makhluk paling naif tersebut menjadi sesosok monster, membuat Candice kini perlu berhadapan dengan dua opsi rumit; —menghadapi atau membinasakan? Ia menggeleng keras di tengah kesemrawutan pola pikir gadis berstatus Sang Terpilih. Tidak keduanya. Candice merasa keputusan untuk memilih salah satu dari opsi tersebut sama sekali tidak benar. Ia tidak akan bisa—ralat, tidak akan mampu dalam menghadapi Gla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN