CHAPTER 36

1845 Kata

CANDICE EMRYS SEPASANG netraku terpejam selagi indra penciumanku meraup udara yang merebak di sekeliling kami. Atas bujukan Tristan, akhirnya pemuda itu berhasil membuatku kembali ke rumah sepetak tadi dan mendengarkan masa lalu Rhett dan Scarlett dari bibir mereka sendiri. Pasca mendengarnya, aku tidak tahu harus bereaksi apa—sebab perasaan kecewa masih tak kunjung padam, namun aku juga merasa kesal di waktu yang serentak. Pasalnya, mendengar Scarlett sempat mendorong Rhett ke sungai dari ketinggian berhasil menciptakan rasa dongkol di dalam benakku. "Bukan maksudku untuk menyembunyikan ini darimu." Sorot mata Rhett tidak mengarah ke mana pun, kecuali aku—seakan-akan hanya ada figurku di zona penglihatannya. "Lagi pula, aku akan tetap menjadi seorang kakak untukmu. Itu tidak akan meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN