CHAPTER 27

1307 Kata

INTENSI Tristan untuk berjaga-jaga di luar asrama putri terhambat karena terjadi penyelundupan kaum hawa di salah satu kamar asrama putra, sehingga pemuda itu berakhir dengan keterlambatan. Sebagai ketua asrama putra—dan memiliki status selaras dengan Roselle—Tristan perlu mengupas tuntas setiap permasalahan yang terjadi di asramanya, sekali pun hanya berupa masalah sepele. Sikap apatisnya tidak berfungsi secara signifikan apabila memiliki keterkaitan tersendiri dengan pelanggaran regulasi asrama putra. Akibatnya, Tristan baru bisa menuntaskan kewajiban mendadaknya empat puluh lima menit setelah pukul dua belas malam. Rencana pemuda itu kontan berubah—dari ia memikirkan hanya berjaga-jaga saja, pada akhirnya Tristan langsung masuk ke dalam asrama putri. Tanpa perlu meminta izin sama sekal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN