Mereka berdua kini berada di tempat wahana. Beberapa sudah mereka, coba. Sungguh menikmati hari bersama-sama sangatlah menyenangkan. Walau hanya berdua, tapi jika dengan kekasih. Dunia pun terlupa. Jemima tertawa melihat Adrew yang ketakutan saat menaiki wahana putar. Di sana Jemima terus berteriak melepaskan semua keluh kesahnya. Ini alasan kenapa Adrew mengajak Jemima ke sini, melepas semua kesedihan tentang anaknya. Dengan cara berteriak sekencang-kencangnya. Kini mereka berdua berada di sebuah kafe yang tidak terlalu jauh dari tempat bermain mereka. "Apa sudah cukup?" tanya Adrew. Jemima mengangguk antusias. "Iya. Aku sudah puas, aku mau belanja." Jemima menatap Adrew sambil tersenyum penuh harap. "Tentu, kita akan pergi belanja baju setelah ini. Maka dari itu, cepatlah menghabisk

