Jemima mengusap air mata yang meluruh ke pipinya dengan kasar. Saat ini bukan waktunya Jemima untuk menangis. Yang harus dipikirkan Jemima adalah Andew dan Jovic. Jemima bahka sedikit bingung kenapa Andrew melampiaskan kemarahannya pada Jovic yang jelas-jelas tidak ada hubungannya dengan permasalahan Jemima kemarin. Setelah meminta sopir taksi untuk mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, Jemima sampai di kantor Jovic dan segera memasuki kantor dan berlari e arah lift untuk sampai pada ruangan Jovic. Selama berada di lift, Jemima bahkan mengutuk liftnya karena tidak dapat mengantarkan Jemima dengan cepat ke ruanggan Jovic. Setelah lift berdenting dan terbuka, Jemima segera berlari dan tidak peduli pada orang-orang perusahaan Jovic yang mengumpati Jemima karena tidak sen

