Bab 35

1177 Kata

“Hai.” Steffany menyapa Jemima dengan senyum simpul seolah sebelumnya tidak terjadi apa-apa di antara mereka. Jemima memandang Aretha dengan tatapan memelas, sementara Aretha memandang Jemima dengan tatapan bingung. Setelah saling berpandangan, mereka memandang Steffany dengan tatapan bertanya. Steffany yang ditatap mereka berdua mnjadi ikut bingung sendiri. “Umm, Je, kau masih mengenaliku bukan? Aku Steffany.” Jemima mengangguk sebagai Jawaban sementara Aretha akhirnya menyadari apa yang terjadi di sini. Aretha kemudian berdiri dan mempersilahkan Steffany untuk duduk dan menanyakan apa yang hendak dipesan oleh Steffany, setelah urusan Aretha beres, Aretha memberi kesempatan mereka untuk berbicara satu sama lain. “Maaf, saya tadi mengikuti mobilmu.” Aretha mulai membuka pembicaraan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN