Intip dedek bayi

1643 Kata

Meisya terbangun dari lelapnya saat merasakan cahaya mentari yang menerobos dari lubang udara yang berada di atas jendela, tanda jika sang Surya sudah jauh tinggi bertengger di singgasananya. Mengucek mata yang terasa kering akibat terpejam semalaman, lalu menyadari jika yang ada di hadapannya hanya Qinara seorang tidak ada Samuel yang semalam membaringkan diri di samping anak itu. "Kak Sam ke mana?" Senandikanya langsung mendapat jawaban saat Samuel menjatuhkan tangan di atas pinggangnya, lalu memeluk tubuh langsingnya dari belakang. Meisya tersenyum menyadari keberadaan sang suami, ia tetap membiarkan Samuel tetap pada posisinya. "Tante," Panggil Qinara yang langsung terlihat segar padahal matanya baru saja terbuka, sepertinya tidur yang begitu lelap membuat paginya lebih menyena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN