Amanda dan Fatma

1109 Kata
"Mama mau masakin Reza apa?" "pepes ikan kesukaan kamu,malam ini pulang kan?"tanya Andini ditelpon. "pasti dong Ma" "eh Mama sama Papa kamu apa gak nanya klo kamu gak pulang?" "Reza tinggal diapartmen sendiri Ma,1 minggu sekali pulang jenguk mereka" "Huh,Andai Mama kamu mau berbaikan dengan Mama pasti kamu gak sembunyi sembunyi untuk nemui Mama"ucap Andini sedih diseberang telpon. "Udah dong Ma jangan sedih lagi,kita doain saja Mama berubah dan mau berdamai" "Maafin Mama ya sayang..ya udah kalau kerjaan udah beres buruan pulang" "baik Ma I Love you" "love you too" * Kini Amanda dan Fatma sedang asyik ngobrol bareng ditoko Fatma.Ya sepulang dari Kantor Amanda memang sengaja menemui Fatma.Kalau kalian tanya kok Bisa mereka akrab,ya memang mereka sahabatan semenjak SMA walau mereka tidak satu Angkatan. "Manda mampir rumah ya Mama masak banyak malam ini" "emang ada acara apaan mbak?" tanya Amanda,Amanda memang tetap memanggilnya dengan sopan walau sahabat akrab, Fatma tetap lebih tua harus respect dimulai dari panggilan. "gak ada sih cuma anak sambung Mama yg bungsu adiknya Mas Anton pulang kerumah" "oh si Reza? " Fatma mengangguk. "eh kamu kenal Reza?" "ya iyalah kan Tante Sella teman arisan Mama jg.kemarin Kami juga diundang diultahnya" "huh..Sayang sekali hubungan Mama Andini dan Mama Sella gak baik" "hmm maklum mbak keluarga poligami pasti gak mudah" "iya Untungnya Reza tetap Sayang dengan Mama Andini,Bahkan kata Mama sama Mas Antonpun sayang banget kaya saudara kandung.Tapi takdir maut memisahkan mereka"ungkap Fatma dengan mata berkaca kaca. "udah mbak jangan jadi sedih lagi,btw kayanya tante Sella ngebet banget mau jodohon Amanda sama Reza" "oh ya,terus kamu gimana? Walau mbak jg belum kenal Jauh tentang Reza kayaknya baik Kok anaknya" "ih apaan sih mbak kok ikut ikutan kaya tante Sella deh" "hehehee ya mbak kan seneng kalau kamu dapat jodoh" "mbak kan tau Amanda belum bisa move on dari Kak Haris" "Ya Ampun Amanda Kak Haris kan sudah menikah punya anak lagi,ayo dong move on" "ih kaya mbak udah bisa move on dari kak Anton aja"jawab Amanda dengan ketawa menggoda "ya bedalah Manda,kamu ih" ** Kini Amanda dan Fatma pulang kerumah Andini dengan mengendarai mobil masing masing.Dan saat itu juga Reza dan Gerald menuju rumah Andini dan nyampai duluan. Saat mobil Amanda dan Fatma nyampai halaman rumah,mobil Adi jg baru nyampai.Mereka lalu turun dan hendak masuk bersama.Rangga yg baru turun dari mobil Adi langsung lari dan memeluk Fatma senang. "asyik Kak Fatma sudah pulang...!"Fatma langsung mengusap usap rambut Rangga yg sedang memeluk kakinya. "ih Rangga gak adil Masa Kak Amanda gak dipeluk jg"protes Amanda pura pura ngambek. "Sorry Kak, Kan tubuh Rangga cuma satu terus kecil,ya udah sini gantian Rangga peluk." jawab Rangga yg langsung memeluk kaki Amanda. "ntar kalau Rangga udah gede Rangga peluk Kak Fatma dan Kak Amanda bareng berdua kan tubuh Rangga udah muat" Celoteh Rangga yg menjelaskan dengan bicara layaknya orang dewasa yg tegas. hahahaaaa.. Adi Fatma dan Amanda langsung ketawa bareng mendengarnya.Saking gemasnya Rangga langsung dapat ciuman gemas dipipi kanan kirinya dari Amanda dan Fatma. Reza dan Gerald melongo kaget melihat kedatangan Amanda yg bareng dengan Fatma. "Bos enak banget Sepupu kecil Lo dapat dua bibir kanan kiri,kecil kecil ada bakat playboy kayaknya" Ttaakkk !! Reza menjitak jidak Gerald tanpa merasa berdosa "Adduuhh!!" teriak Gerald merasakan jidatnya panas lalu mengusap usapkan telapak tangannya ke jidat. "otak Lo ngeres mulu fokusnya" Adi Fatma dan Amanda yg mendengar langsung menoleh kedalam penasaran. "ayo Amanda Fatma kita Masuk"ajak Adi "Baik Om" Jawab Amanda dan Fatma hanya ikut mengangguk setuju. Andini dan Elis yg tengah sibuk mempersiapkan menu makan malam bersama kedua art jadi keluar dari dapur karena prnasaran.Teriakan Gerald memang keras jadi gak heran kalau semua pada penasaran ada apa. "kalian teriak teriak ada apa to Reza,dari tadi kok debat gak beres beres"tanya Andini heran.Memang sejak datang Gerald dan Reza debat saling jahil seperti biasanya.Andini gak heran mereka dari dulu memang begitu,dulu waktu masih ada Anton dulu pasti anton yg lerai agar mereka gak saling usil. "Anak Tante ini sadisnya kelewat batas Tante,hari hari Gerald teraniaya tante" Gerald mengeluh manja pada Andini. "ngapain Lo peluk peluk Mama gue lepas dasar lebay"protes Reza sambil menendangkan kakinya kepaha Gerald. "aduk kalian ini ngalah ngalahin Ranga berisiknya"Elis menimpali lalu menghampiri Adi Fatma dan Amanda. "eh ada Amanda masuk Sayang"Sapa Elis. "Assalamualaikum Tante Andini Tante Elis,maaf Amanda gak bawa apa apa Mbak Fatma sih ngajaknya dadakan"Sapa Amanda dengan senyum manisnya. "iya gak papa,sini masuk Sayang"jawab Andini "Kak Reza masih labil masih suka nakal suka berantem"tiba tiba Rangga mengatai Reza dengan menggelengkan kepalanya dengan mimik muka yg layaknya Adi kalau menasehatinya. "Tuh dengerin sepupu Lo yg pinter itu wahai Reza anak labil dan nakal"ejek Gerald menang semua langsung tertawa melihat Reza ngambek menghempaskan bokongnya diatas sofa dengan kesal.Tiba tiba Rangga naik keatas Sofa dan minta dipangku Reza. "Kak Reza kemarin katanya mau ajarin main sepak bola?" "hari Minggu Rangga kan Kak Reza masih sibuk kerja pulangnya malam tiap hari" "well..Promise..?"tanya Rangga sambil memajukan jari kelingkingnya pada Reza. "Sure..." "Jadi Mbak Fatma dan Amanda saling kenal ya? " Tanya Gerald membuka omongan dan Rezapun ikut menoleh kearah mereka. "iya dari SMA,dia kan adik kelas aku" "oh begitu,kebetulan banget" *** Sedang dilain tempat Sella sedang bersama laki laki yg lebih muda darinya,sedang merencanakan sesuatu. "Aku benar benar sudah gak tahan dengan sikap Handoko,Bram " "jadi kamu setuju kan Sayang dengan rencanaku? "Ya,aku pengen dia merasakan sakit hatiku karena tak pernah menganggapku dan mencintaiku seperti dulu" Sella teringat hubunganya dulu yg sembunyi sembunyi dari keluarga Handoko,karena memang tidak ada yg setuju jika Handoko menjalin hubungan dengan Sella.Hingga ahirnya Mereka berpisah karena Sella tak tahan dengan sikap keluarga Handoko. Awalnya Sella memang mencintai Handoko,namun karena Handoko yg meminta menyembunyikan hubungan mereka dulu sampai Ayah bundanya merestui.Sella merasa tidak betah lama lama sembunyi dan cinta itu lama lama memudar lalu dia lebih memilih pergi tanpa Handoko ketahui alasanya.Jadi Sella menghilang selama 2 tahun ke kota lain. Hingga suatu hari dia bertemu kembali dengan Handoko yg telah beristri Andini. dari situlah Sella mulai membenci Handoko dan Andini lalu dengan kelicikanya memecah belahkan keluarga mereka dan sekarang Sella berhasil menggantikan posisi Andini apalagi dia memiliki anak kandung langsung dari Handoko. Andinipun sebenarnya mengandung anak kandung Handoko yg seharusnya lahir 2 bulan sebelum Reza.Namun karena kelicikan Sella Andini keguguran dan lama tak mengandung lagi sampai fitnah fitnah Sella membuat Handoko terpaksa menceraikan Andini dan melepaskannya pergi bersama Anton. "aku pulang dulu Bram,aku gak mau ada yg curiga dengan hubungan kita" "tapi aku masih ingin memelukmu lebih lama Sayang" "Bram, please...kita akan punya banyak waktu nanti" "baiklah hati hati bawa mobilnya sayang"jawab Bram mengecup pipi Sella mesra lalu melepaskan pelukanya. Sella mengecup bibir Bram sekilas lalu berdiri mengambil tasnya lalu pergi. Bram tersenyum penuh arti setelah pintu apartmennya tertutup.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN