Setelah beberapa jam berkendara, Keisya, Adam, dan rombongan akhirnya tiba di Desa Cibuntu. Udara segar desa menyambut mereka. Keisya tidak bisa menahan kekagumannya menyaksikan keindahan desa itu. Hamparan sawah hijau, gunung menjulang, dan udara segar membelai wajah. Perasaan Keisya jadi campur aduk. Kebahagiaan dan rasa tenang mengalir begitu saja melihat keindahan yang terpampang di depan mata. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga Bik Omas dan mendapatkan pelayanan yang sungguh istimewa. “Lho! Ini homestay-nya punya Bik Omas?” tanya Nelly dengan tatapan cengo. Meski hanya satu kali, tetapi Nelly masih ingat jika Nara pernah bilang ini adalah rumahnya dia dan Zack. “Bukan punya Bibik, Non! Ini punya keponakan Bibik yang jadi TKW di Riyadh. Yang disuruh jaga itu anaknya B

