Setelah diizinkan keluar dari rumah sakit, Keisya tidak langsung pulang ke huniannya. Wanita itu bersama bayi Rayhan tinggal dulu sementara bersama sang mama, Dewi. Keisya seakan berubah setelah melahirkan. Sikap ketus yang ditunjukkannya pada Bik Omas kentara sekali jika dia tidak suka dengan kehadiran pembantu kakeknya itu. Malam menjelang …. Tok! Tok! “Masuk!” Satu seruan terdengar dari dalam, membuat Keisya lantas menekan tuas dan menolak daun pintu kamar sang Kakek. “Keisya!“ David menyambut cucu perempuannya itu dengan nada senang, “Adam belum pulang?” tanya sang Kakek sekadar basa-basi. “Adam jaga malam, Kek!” jawab Keisya cepat. Ia segera melabuhkan bokongnya di atas sofa berhadapan dengan kakeknya. Hening seketika terjadi. David bisa melihat kegelisahan dari sorot mata dan

