“Bik, kemarin-kemarin itu, pas waktu aku sama Dokter Lycan mengantarkan Nara ke desa ini, warga semua pada ke mana, ya? Kok, kayak desa mati, deh, waktu itu. Mana si Nara punya akses masuk ke homestay ini pula waktu itu?” tanya Nelly pada Bik Omas sesaat setelah bokongnya mendarat sempurna di atas kursi meja makan. Bik Omas yang tadi sedang sibuk mengolah bahan masakan seketika menjeda kegiatannya, menatap pada sang Putri yang duduk berhadapan dengan Nelly. Karena weekend dan sekolah libur, Bik Omas memanggil Alia untuk membantunya mengurus para majikan. “Al, kamu jawab Non Nelly, ya,” cetus Bik Omas, menyenggol lengan sang Putri. Gadis cantik yang mengenakan jilbab itu tersenyum hangat dan mengangguk, kemudian tatapannya ia arahkan pada Nelly, “Kemarin itu ada yang mau sewa homestay da

