Malam ini, Bianca kembali tidur sendiri. Bergelung di bawah selimut karena udah yang terada dingin saat hujan seperti malam ini. Tak ada yang menemani. Hah … dirinya benar-benar kesepian. Mungkin, para hantu yang melihatnya sekarang tengah tertawa melihat nasibnya yang begitu menyedihkan. Bianca tak bisa tidur sejak tadi, dirinya selalu saja mencari posisi yang nyaman di atas kasur, namun belum menemukannya. Ia begitu gelisah. Entah lah, rasanya ada yang mengganjal di hatinya. Bianca pun tak tau perasaan apa itu. Apa ia merindukan Mas Hendra? Ah, tetapi ia dan Mas Hendra hanya seharian ini belum bertemu. Bagaimana jika berbulan-bulan? Atau bahkan tak bisa sama sekali? Membayangkannya saja membuat bulu kuduk Bianca meremang hebat. Lalu, tiba-tiba terpikirkan sesuatu olehnya. Tunggu … ia

