Piring yang baru ia pegang hampir terlepas, ibunya mengingatkan dia untuk tidak melamun. “Bu, aku ... dan Mark akan pindah,” kata Gladys. Bu Saritem tersenyum, “Kalian akan pindah kemana?” “Ke rumah baru tapi entah dimana, Gladys belum tahu, Bu,” Ibunya menghela napas, “Kenapa semua serba rahasia, apa suamimu malu mengatakannya? Nampaknya dia pemalu dan tak suka berterus terang,” Gladys terdiam, menunduk sebentar lalu ikut tersenyum karena ibunya menunggu jawabannya dengan menatapnya. “Dia ... bukan pemalu, Bu.” Suara langkah kaki terdengar berada di depan paviliun, Gladys menoleh ke arah pintu dan melihat Mama mertuanya berdiri dengan mengamati keadaan sekelilingnya. “Ma ...” panggil Gladys. Wanita itu bersikap datar dan tak menunjukkan senyumnya saat Gladys datang mendekat. “Mana

