Garneta melihat Mark pulang, yang ia tahu dari Mamahnya kalau keduanya pulang ke rumah orang tua Gladys. Menantunya terlihat segar dan tak terlihat seperti orang yang nyidam. Dengan cepat ia sudah berada di hadapan Gladys saat gadis itu tengah berada di dapur mengambil air minum untuk Mamahnya. “Kamu tak ngidam sesuatu, Dys? Seperti ayam bakar atau peyem Bandung misalnya?” Gladys agak kaget karena ia tak tahu kalau Mama mertuanya datang dan menghampirinya. Mark lewat dan mendengar istrinya ditanya tentang ngidam. Ia meraih kantong plastik di atas kulkas dan tangannya memegang bungkusan itu. “Sayang, ini bakso yang kamu inginkan, yuk dimakan!” Garneta menoleh dan melirik ke arah Mark yang memamerkan bungkusan ke hadapan istrinya. “Aku sudah menunggunya dari tadi, Mark!” ucap Gladys. G

