BAB 22: HATI-HATI DI JALAN YA MAS KAMA

1313 Kata

SELAMAT MEMBACA *** "Jadi mantu ibu saya, mau?" Kila langsung menoleh pada Kama. Tolong katakan padanya, Jika baru saja bapak kosnya itu melamarnya. Karena jika dia pertegas lagi padanya, sudah pasti akan mengelak. Ingat kan Kama itu tinggi gengsinya. “Pak Kama bilang apa tadi?” tanya Kila. Berharap Kama mau mengulangi ucapannya. Namun, Kama hanya menggeleng dengan pelan. “Tidak ada siaran ulang.” Ucap Kama tegas. “Yasudah, saya pura-pura tidak dengar ya.” Sahut Kila pelan. Mereka lalu terdiam, tidak lagi bicara. Sampai akhirnya, Kama lah yang mulai membuka pembicaraan lagi. “Saya cuma bertanya sekali, jadi fikirkan jawabannya betul-betul. Tidak ada siaran ulang, tidak ada revisi jawaban.” Ucap Kama lagi dengan tegas sambil menoleh pada Kila. Kila hanya mengangguk dan ters

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN