SELAMAT MEMBACA *** “Kok Kila nya tidak di ajak to Le?” tanya Sri langsung saat melihat putranya hanya pulang sendirian. Padahal sebelum jalan tadi, Sri sempat mengingatkan Kama untuk mengajak pacar barunya itu. “Kasihan Bu, dia istirahat. Kerja terus, cuma libur kalau minggu. Nanti saja kapan-kapan kalau ada waktu lain tak bawa ketemu Ibu.” Jawab Kama meminta pengertian ibunya. Meski dengan tidak rela, Sri pun hanya mengangguk mengerti. Memahami kesibukan anak-anak muda sekarang yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya. “Padahal Ibu sudah masakan banyak makanan untuk Kila,” guman Sri dengan kecewanya. Kama hanya tersenyum, baru mendengar suaranya sekali apa iya Kila sudah berhasil menggeser posisi dirinya sebagai putra kesayangan ibunya itu. Kenapa seolah kedatangannya tidak ter

