SELAMAT MEMBACA *** Setelah kemarin Kama yang panas dingin maka hari ini adalah giliran Kila. Sejak pagi gadis itu sudah bangun karena merasa tidurnya yang tidak nyenyak. Dia selalu kepikiran dengan pertemuannya dengan ibunya Kama hari ini. Kila benar-benar gugup. "Kil, nanti dari rumah Mas Kama kamu langsung balik Jogja?" Tanya Bude Yuli saat melihat Kila sudah siap-siap. "Iya Bude. Soalnya besok sudah kerja," jawab Kila. "Ooo yasudah kalau begitu. Nanti kue di atas meja kamu bawa ya." Bude Yuli menunjuk bungkusan di atas meja pada Kila. "Untuk siapa Bude?" "Kok untuk siapa. Ya untuk ibunya Mas Kama. Kemarin dia datang bawa banyak barang, tidak mungkin to kalau kamu kesana tangan kosong." Ucap Bude Yuli lagi. Kila hanya mengangguk, benar juga kenapa dia tidak kepikiran sampai ke

