SELAMAT MEMBACA *** Kila keluar dari kamar kosnya dengan lesu. Matanya masih mengantuk, sangat-sangat mengatuk. Bahkan sesekali Kila masih menguap. Jika boleh, dia tidak ingin pergi kerja. Dia ingin tidur dan mengembalikan energinya hari ini. Tapi bagaimana lagi, dia harus kerja tidak bisa bolos. Bicara soal mengantuk, jangan ditanya dia tidur jam berapa semalam. Dia baru tidur jam empat subuh. Setelah negosiasi dengan Kama, yang berakhir di jam setengah dua dini hari Kila langsung masuk kekamarnya dengan niatan tidur. Namun, saat kepalanya menyentuh bantal bukannya langsung tidur fikiran Kila justru kembali memikirkan apa yang telah terjadi. Semua kembali berputar di otak Kila layaknya sebuah film yang terus di ulang-ulang. Kila seketika menyesali kesepakatan yang telah dia buat be

