BAB 26

1109 Kata

Aroma haarum yang membuat perut putra tiba-tiba meronta-ronta ingin segera di isi , Ia mencari pusat yang mengganggu penciuman nya itu. Putra keluar dari dalam kamar dan kemudian menemukan seorang wanita separu baya yang masih terlihat elegan. Perlahan putra menghampiri nya , dan ia sempat terkejut saat mendapati seseorang yang sedang sibuk dengan beberapa bahan masakan yang ada di dalam tangan nya. “ mah… “ Panggil putra lirih yang sudah berada di samping sari. “ sore nak , kamu udah bangun sayang. “ Ujar sari yang masih focus dengan kesibukan nya. “ mama kok bisa masuk apartemen ku , apa mama…  “ Kata putra menerka-nerka. “ tadi mama sama papa ketemu Zahra , lalu dia yang ngasih kunci apartemen. Dia bilang kalau kamu masih tidur. “ Jelas sari. “ lalu papa? “ Tanya putra men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN