MUSIK 25

2560 Kata

  Entahlah, Vano merasa tersinggung akibat perbuatan spontan Luna. Harusnya Vano senang dicium oleh gadis yang ia sukai selama ini, bukan? Tetapi mengapa Vano tak merasakan hal itu? Debaran di jantungnya, Vano kehilangannya. Ponselnya bergetar, nama Jingga terpampang jelas. Ketika Vano hendak menggeser layar, panggilan itu malah mati. Mungkin Jingga hanya ingin memberi tahu kalau ada info dari Pak Toto? Tapi, rasanya aneh mengetahui gadis ini menelepon. Bukannya hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja? Vano berjalan pelan menuju tempat kemah. Ketika sampai, semua orang di tenda besar panitia seperti kebingungan dan khawatir. Bahkan Pak Toto tampak paling khawatir. Vano melangkah mendekati Leo yang sedang berbicara dengan Pak Toto sayup-sayup ia mendengar tentang seseorang yang hila

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN