*** Pukul enam sore lebih beberapa menit, Andini dan yang lainnya sampai juga di kediaman Arjuna. Membawa bayi, Andini diminta untuk segera memasuki rumah, sehingga sambil menggendong Rayyan, dia bergegas. Tanpa membawa barang bawaan, Andini hanya menggendong Rayyan—didampingi Ardina, karena tas bayi yang dia bawa langsung diambil alih oleh Arjuna. Tidak sepi, suasana rumah megah milik Arjuna malam ini cukup ramai karena banyak saudara pria itu yang datang dari Jakarta. Malu, sekiranya itulah yang Andini rasakan karena meskipun disambut baik oleh semua orang, dia tetap merasa tidak setara dengan yang lainnya. "Ini kamar tidur kamu sama Rayyan dan Rahma ya," kata Ardina setibanya di kamar tamu. "Kamarnya yang pernah kamu tempatin lho waktu itu. Tante beresin biar pas kamu ke sini, kama

