*** Pukul setengah sebelas siang, mobil yang Arjuna kendarai akhirnya sampai di depan gang menuju rumah Andini. Turun lebih dulu sebelum Andini, Arjuna bergegas mengambil barang bawaan di kursi belakang. Tidak hanya tas bayi berisi baju ganti Rayyan selama di rumah sakit, dia juga mengeluarkan stroller dan car seat yang dibelinya beberapa waktu lalu. Tidak beda dari seorang ayah baru yang sedang sibuk-sibuknya, itulah Arjuna sekarang, dan sejujurnya Andini tidak suka. Bukan tanpa alasan, Andini tidak suka karena setiap kali Arjuna memperhatikan Rayyan, dia teringat pada Patra yang harusnya menjalankan peran tersebut. Namun, menolak pun percuma, karena Arjuna selalu bersikap seenaknya. "Bapak antar sampai sini aja, Pak, barang-barangnya biar diambil sama Rahma," ucap Andini, yang kini b

