Bagian 44

931 Kata

*** Setelah pergi meninggalkan rumah Andini, Sherina mengemudi sendiri. Tidak bersama Arjuna, dia dan pria itu beberapa waktu lalu bertemu di depan gang, karena memang demi mempersingkat waktu, Sherina melarang sang kekasih menjemputnya di rumah. Gagal meminta maaf pada Andini, Sherina diselimuti rasa bersalah yang tidak mau hilang. Tak ada senyuman atau bahkan kecurigaan, ekspresinya sepanjang mengemudi sangatlah datar, hingga ketika tiba di lampu merah, sebuah panggilan masuk ke ponselnya. "Mama," gumamnya, setelah mendapati nama Mariska terpampang di layar. Memanfaatkan mobil yang kini berhenti, Sherina memasang dulu airpods sebelum kemudian menjawab panggilan. "Halo, Ma. Kenapa?" "Kamu di mana, Sayang?" tanya Mariska. "Tumben banget sore-sore enggak ada di rumah. Pergi sama Arjun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN