"Bagaimana bisa saudara kembarku sebodoh ini?" Semburan protes langsung menghampiri Dania yang membisu. Sementara mereka duduk bersampingan, dengan Valerie yang mengambil tempat di depan keduanya. Terpisahkan dengan meja yang cukup panjang. Dan ada aneka makanan ringan yang Atalarik siapkan untuknya. Seakan Atalarik telah paham benar kesukaan si kembar. Dan saat mereka berdebat pun, Atalarik tidak tinggal diam. Membuatkan minuman dingin yang segar serta cemilan yang si kembar sukai selagi berkunjung. "Aku tidak tahu apa yang aku lakukan. Apa aku membuat orang lain marah? Bagaimana dengan orangtuaku?" Vania berdecak, melempar sorot matanya yang jengkel pada kembarannya. "Kau benar-benar keterlaluan. Seharusnya Pangeran Lucas ikut dihukum mati. Kau lupa apa yang ia lakukan pada kita? Hah

