Satu bulan kemudian ... Suara ketukan pintu berhasil membuyarkan lamunan Lucas dari koran pagi yang baru saja sempat ia pegang. Pagi ini, rencana membersihkan rumah dan berkebun telah terjadwal. Selepas ia sarapan dan membaca koran untuk meng-update berita terkini dari istana utama. Bibirnya terkatup ketat. Manakala matanya menangkap bayangan perempuan bertubuh cukup tinggi, tampak gelisah dan berulang kali berpindah tempat. Masih dengan memunggungi. Dan dia memakai topi cukup besar, yang tidak bisa membuat Lucas mengenali cepat siapa tamunya. "Siapa kau?" Ketika sosoknya menoleh, Lucas dikejutkan dengan kehadiran bangsawan terpandang dari Andorra. Diam-diam, gadis itu tampak pucat dan cemas. "Selamat pagi. Apa aku mengganggumu?" "Dania?" Dania menahan napas sebentar. Sebelu

