15

1716 Kata

"Aku mendengar ada pembangunan tahap akhir di istana. Tepatnya, di mana itu?" Liam mengangkat alis dari koran yang ia baca. Melipatnya menjadi beberapa bagian sebelum iris kelamnya memandang Valerie yang baru saja turun, bergabung dengannya di ruang keluarga. "Sayap kanan. Dulu menjadi tempat para simpanan." "Kenapa kau merenovasinya?" "Hanya ingin." "Oh. Kau ingin punya simpanan? Lalu memberikan mereka semua fasilitas mewah di sana?" Valerie berdecak. "Heh, idemu tertebak." "Kau berpikir sampai sana?" "Hei, kau bercanda?" Valerie duduk di salah satu sofa, menyilangkan kaki dan meluruskan kedua tangannya pada bantalan. "Pangeran Liam terkenal karena gonta-ganti pasangan. Kau beruntung karena tidak terkena sifilis." Ya Tuhan. "Sifilis?" "Aku serius. Kau pernah terserang penyakit i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN