36

1029 Kata

"Kau sedang sibuk?" Valerie menyembulkan kepalanya melalui celah pintu yang terbuka setelah ia mendorongnya sedikit. Menampilkan raut datar Liam yang sibuk pada beberapa lembar kertas di atas meja. "Tidak terlalu. Masuklah." Valerie masuk tanpa berpikir dua kali. Karena sepertinya suaminya terlihat sibuk dan tidak bisa diusik siapa pun. Toh, dia akan sebentar di sini. "Aku hanya ingin bertanya, kenapa kau melewatkan makan malam?" Alis pria itu tertaut tajam. "Belum lapar." "Aku rasa itu bukan alasan," balas wanita itu muram. "Kau ingin aku membawakan makan malam itu kemari?" "Dengan kau yang menyuapi?" Valerie mendengus keras. "Kau bukan balita. Kenapa? Tanganmu sakit? Kram? Kesemutan?" "Minta diperhatikan." Ya Tuhan, raja manja ini baru saja bicara apa? "Aku kurang apa?" "Perha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN