Pergi

1471 Kata

Aku hanya bisa pasrah saat mmaa dan papa sudaj memutuskan agar aku sekolah di pondok. Aku sudah melakukan segala cara untuk menolak, namun apalah daya ku yang hanya bisa menurut. Tapi bukan Vina namanya jika aku hanya menerimanya dengan begiti saja, aku membetokan beberapa syarat agar aku mau sekolah di sana, salah satunya mereka harus mengembalikan Hp ku serta kunci mobil yang di sita mama Nova secara mutlak. Baik mama maupun papa tak menolak hanya saja mereka akan memberikan aku izin untuk memakai mobil pemberian papa saat aku sudah kembali dari Surabaya, sementara Hp sudah ia berikan semalam. Karena semua perdebatan semalam, aku harus mengemasi barang-barang ku dan memasukkannya ke dalam koper. Berat tentu saja, ini memang bukan kali pertamanya aku ke luar kota, tapi kan ini kondisinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN